— Apple dikabarkan tengah menyiapkan tiga produk smart home (Apple’s ‘HomePad’) baru yang hampir siap diluncurkan. Dua di antaranya merupakan pembaruan dari produk yang sudah ada, sementara yang ketiga adalah perangkat layar dinding yang inovatif, mampu mengenali anggota rumah tangga yang berada di depannya.

Perangkat ketiga ini menjadi sorotan utama karena merupakan inovasi baru bagi Apple di lini produk smart home. Sebelumnya, perangkat ini sempat dikabarkan mengalami penundaan peluncuran pada Januari 2025. Kini, setelah sekitar delapan belas bulan, hub tersebut kembali dengan ambisi yang lebih besar dari versi yang sempat ditunda.

Perangkat Hub dengan Layar 7 Inci

Menurut laporan Bloomberg, peluncuran hub baru ini diperkirakan antara Oktober 2026 hingga awal 2027. Perangkat kerasnya berupa layar persegi berukuran 7 inci yang hadir dalam dua konfigurasi. Satu model dilengkapi alas setengah bola yang cocok untuk diletakkan di meja kerja atau rak. Model lainnya dirancang untuk dipasang di dinding menggunakan sistem magnetik, mengubahnya dari sekadar gawai menjadi elemen infrastruktur rumah tangga yang terintegrasi.

Perangkat ini akan menjalankan sistem operasi baru yang dibangun di atas tvOS, dengan mengadaptasi ide antarmuka dari watchOS. Kombinasi ini dinilai masuk akal mengingat jarak pandang pengguna. tvOS dirancang untuk dibaca dari jarak jauh, sementara watchOS fokus pada tampilan ringkas dan informasi cepat. Layar dinding membutuhkan kedua kemampuan tersebut.

Fitur yang ditawarkan meliputi panggilan FaceTime, kontrol HomeKit, pemantauan keamanan rumah, dan tampilan jam yang dapat disesuaikan. Fitur-fitur ini merupakan standar untuk smart display, namun yang membuat perangkat ini istimewa adalah kemampuannya yang unik.

Pengenalan Wajah Menjadi Fitur Utama

Inti dari keunggulan hub ini adalah kemampuannya mengidentifikasi siapa yang melihatnya dan menampilkan konten yang dipersonalisasi. Saat Anda mendekat, perangkat akan menampilkan kalender, pesan, dan pengingat Anda. Ketika orang lain mendekat, konten akan berubah menampilkan informasi pribadi mereka. Dengan demikian, perangkat yang digunakan bersama di rumah tangga tidak lagi hanya menampilkan informasi umum seperti cuaca, melainkan menjadi personal bagi siapa pun yang berada di depannya, tanpa perlu proses masuk (login) manual.

Kemampuan ini mengatasi tantangan yang selama ini dihadapi oleh smart display. Amazon dan Google telah merilis layar yang secara teknis mendukung banyak pengguna, namun dalam praktiknya cenderung menampilkan informasi generik. Hal ini disebabkan oleh kerumitan bagi keluarga untuk terus-menerus masuk dan keluar akun pada satu panel di dapur.

Pengenalan wajah jarak jauh dari Apple ini berbeda dengan Face ID. Face ID dirancang untuk otentikasi satu orang secara spesifik dari jarak dekat menggunakan proyeksi inframerah terstruktur. Sementara itu, hub yang mengidentifikasi siapa pun yang masuk ke ruangan bekerja dengan kamera yang terus memantau ruangan dan membuat tebakan. Kedua teknologi ini berbeda dan memiliki implikasi yang berbeda pula.

Pertanyaan Seputar Privasi dan Keamanan

Apple kemungkinan akan memasarkan produk ini dengan menekankan aspek privasi. Namun, detail spesifik mengenai cara kerjanya masih belum diungkapkan ke publik. Beberapa pertanyaan penting muncul, di antaranya:

  • Apakah pengenalan wajah akan sepenuhnya berjalan di perangkat? Pola Apple mengindikasikan demikian, dan Secure Enclave dapat menjadi tempat penyimpanan data wajah yang aman. Namun, daya komputasi panel dinding mungkin lebih terbatas dibandingkan iPhone.

  • Bagaimana penanganan untuk orang yang belum terdaftar? Pengunjung, asisten rumah tangga, anak-anak, atau teman yang menginap. Perangkat yang mengenali anggota rumah tangga juga akan membentuk persepsi tentang orang lain yang melewatinya.

  • Siapa yang berhak melihat informasi apa? Jika hub menampilkan pesan Anda saat Anda mendekat, pesan tersebut juga dapat terlihat oleh siapa pun yang berdiri di dekat Anda. Privasi di dalam rumah tangga seringkali menjadi sumber masalah antarpenghuni.

Selain itu, perlu dicermati apakah fitur-fitur canggih ini nantinya akan memerlukan langganan. Apple telah membatasi fitur kamera keamanan terbarunya di iOS 27 pada paket iCloud+ 2TB. Pemantauan keamanan rumah pada hub ini berpotensi menjadi fitur yang memerlukan biaya bulanan.

Dua Produk Lainnya adalah Pembaruan

Kedua produk pembaruan ini dijadwalkan hadir pada musim gugur 2026 dan tidak mengalami perubahan bentuk fisik.

Apple TV 4K Terbaru

Apple TV 4K akan dibekali chip yang lebih kencang dari A15 Bionic saat ini dan dukungan untuk Siri terbaru. Peningkatan pada Wi-Fi 7 di perangkat ini dianggap lebih signifikan daripada pembaruan prosesor, mengingat perangkat streaming pada dasarnya adalah perangkat jaringan.

HomePod Mini Diperbarui

HomePod mini akan beralih dari chip S5 yang sudah usang ke prosesor yang lebih cepat, juga untuk mendukung Siri. Tampilan eksteriornya akan tetap sama. Rumor pembaruan ini telah beredar sejak 2025, dan HomePod mini selalu menjadi komponen yang membuat strategi smart home Apple terjangkau.

Jika dilihat dari ketiga produk tersebut, polanya jelas: setiap perangkat akan mendapatkan chip yang dibutuhkan untuk menjalankan Siri baru secara lokal. Apple tidak hanya memperbarui lini produk, tetapi juga sedang membangun jaringan distribusi untuk asisten virtual yang belum sepenuhnya meyakinkan pengguna.

Dua Perangkat Tambahan dalam Pengembangan

Bloomberg juga menyebutkan dua perangkat lain yang sedang dalam pengembangan: versi robotik dengan layar 9 inci yang kemungkinan dapat mengikuti gerakan Anda di dalam ruangan, dan kamera keamanan canggih. Kedua perangkat ini belum memiliki tanggal rilis pasti dan masih bersifat rencana.

Kamera keamanan menjadi yang paling signifikan di antara keduanya. Dengan merilis kamera keamanan sendiri, Apple akan bersaing langsung dengan Ring dan Nest. Ini akan memberikan Apple cerita end-to-end yang saat ini belum dimiliki: kamera Apple, hub Apple, penyimpanan Apple, tanpa pihak ketiga yang menyimpan rekaman pintu depan Anda.

Dampak pada Jaringan Rumah Tangga

Setiap perangkat yang disebutkan di atas akan selalu aktif dan terhubung ke jaringan, dan dua di antaranya dilengkapi kamera. Hub yang terpasang di dinding dengan fitur pengenalan wajah, FaceTime, dan pemantauan keamanan bukanlah klien ringan. Penambahan kamera keamanan akan meningkatkan lalu lintas data upstream secara berkelanjutan, yang seringkali menjadi kelemahan pada sebagian besar koneksi internet rumah tangga.

Hub ini juga akan berfungsi sebagai Thread border router dan pengontrol Matter, yang membutuhkan posisi permanen dan stabil di jaringan Anda. Jika Anda merencanakan penempatan panel dinding, kekuatan sinyal di titik tersebut perlu diperiksa sebelum memutuskan pemasangan magnetik dan membuat lubang di dinding.

Pengguna yang masih menggunakan router bawaan penyedia layanan internet mereka lima tahun lalu disarankan untuk mempertimbangkan pembaruan. Penambahan tiga perangkat yang selalu aktif dan satu kamera akan mengubah tuntutan pada jaringan rumah tangga.

Faktor Penentu Keberhasilan

Ketiga produk ini dirancang untuk menjalankan Siri baru. Inilah risiko yang mendasari seluruh strategi ini. Apple telah menjanjikan asisten yang dibangun ulang selama bertahun-tahun, dan peluncurannya dilakukan secara hati-hati, bahkan mengharuskan pengguna untuk masuk daftar tunggu.

Kelangsungan hidup sebuah smart display sangat bergantung pada perintah suara. Mengetik di panel dinding tidaklah nyaman, dan hub yang salah mendengar perintah akan berakhir hanya menampilkan waktu, mirip dengan nasib beberapa layar Amazon dan Google sebelumnya.

Pengenalan wajah memang bisa menjadi solusi untuk identifikasi pengguna, namun tidak menjamin pemahaman terhadap perintah yang diberikan.