— HMD Global dikabarkan berencana menghidupkan kembali lini klasik Nokia Asha, dengan model Asha 305 dan Asha 505 diprediksi akan memimpin kembalinya seri ini. Model Asha 305 sebelumnya terdeteksi dalam daftar sertifikasi di situs web HMD dengan kode “HMD TA-1779 (Type HMD Asha 305).” Kini, bocoran gambar kemasan ritelnya memberikan gambaran paling jelas mengenai penamaan perangkat lunak dan spesifikasi utama sebelum peluncuran yang diharapkan.

Gambar yang dibagikan oleh sumber nloopid, dengan jelas mencantumkan “Pulse OS” sebagai sistem operasinya pada kotak ritel. Meskipun ada spekulasi bahwa ponsel ini mungkin menjalankan versi modifikasi Android, penggunaan chipset Unisoc T137 mengindikasikan hal sebaliknya. Prosesor ini dirancang untuk Sistem Operasi Real-Time (RTOS) yang ringan, bukan OS Android penuh. Chipset ini juga diperkirakan akan menggerakkan ponsel pintar fitur Nokia 250 4G yang akan datang.

Pilihan perangkat lunak ini juga sejalan dengan nostalgia seputar lini Nokia Asha asli dan fokus HMD baru-baru ini pada perangkat digital-detox. Konektivitas 4G dan fitur online esensial diharapkan hadir melalui sistem Cloud Phone, menjadikan perangkat ini cukup praktis untuk penggunaan sehari-hari sambil mempertahankan kesederhanaan ponsel fitur.

Berdasarkan bocoran terbaru, Asha 305 akan hadir dalam pilihan warna hitam dan hijau. Perangkat ini memiliki dimensi 147 × 71.5 × 10.2 mm dan dilengkapi layar 5 inci dengan resolusi 854 × 480 (480P). Di bagian depan terdapat kamera selfie 2MP, dan di bagian belakang tersemat kamera utama 2MP.

Seperti disebutkan sebelumnya, ponsel ini ditenagai oleh prosesor Unisoc T137. Kotak ritel juga menyebutkan RAM sebesar 2 GB dan penyimpanan internal 16 GB. Daya perangkat berasal dari baterai 2.500 mAh dengan pengisian daya 5W, spesifikasi yang cukup standar untuk ponsel dasar.

HMD belum secara resmi mengonfirmasi spesifikasi lengkap, harga, atau ketersediaannya. Namun, kemasan yang bocor memberikan gambaran yang cukup jelas tentang ponsel ringkas tanpa embel-embel. Seiring munculnya detail lebih lanjut, pertanyaan utama akan berkisar pada fitur pasti yang disertakan dalam “Pulse OS” dan bagaimana posisi Asha 305 dibandingkan dengan model ponsel entry-level dan fitur HMD lainnya. Untuk saat ini, bocoran kemasan mengonfirmasi bahwa nama Asha lama akan kembali hadir dalam bentuk modern yang berfokus pada anggaran.