Geograf.id — Mantan penyerang Manchester United, Javier Hernandez, yang dikenal dengan julukan Chicharito, telah resmi bergabung dengan klub Amerika Serikat, Atletico Dallas. Klub ini baru didirikan pada November 2024 dan belum pernah memainkan satu pertandingan resmi pun.
Atletico Dallas merupakan tim ekspansi baru yang dijadwalkan akan bergabung dengan USL Championship, kasta kedua dalam piramida sepak bola Amerika Serikat, menjelang musim 2027. Selain itu, empat tim baru juga akan bergabung dengan USL League One pada awal musim mendatang.
Tim yang berbasis di Dallas ini akan berkompetisi di Championship, dan persiapan terus digencarkan menjelang pertandingan perdana mereka. Perekrutan pemain dan staf baru dimulai tahun ini, termasuk rencana untuk menggelar seleksi guna menemukan talenta yang sesuai untuk bergabung dengan klub.
Namun, untuk transfer pertama dalam sejarah klub, mereka tidak perlu menggelar seleksi karena berhasil mendatangkan nama yang sudah dikenal luas di dunia sepak bola. Chicharito, yang berusia 38 tahun, telah menandatangani kontrak dengan Atletico Dallas dan menjadi pemain pertama sekaligus satu-satunya di klub tersebut saat ini. Ia memulai kariernya di klub ini dengan membantu berkontribusi pada proyek pembangunan tim.
Debut penuhnya di Texas baru akan terjadi pada Maret 2027, saat musim USL Championship dimulai. Ini memberinya waktu delapan bulan untuk menyaksikan tim dibangun di sekelilingnya. Chicharito sendiri belum bermain untuk klub sejak kontraknya dengan klub Meksiko, Guadalajara, berakhir pada Desember tahun lalu.
Namun, mantan striker Manchester United dan Real Madrid ini akan melanjutkan kariernya dengan mengambil kesempatan yang unik ini. “Saya beruntung telah menjalani mimpi yang setiap pesepak bola muda harapkan untuk dialami. Saya telah mengenakan beberapa seragam terbesar di dunia dan bermain di stadion-stadion luar biasa di depan pendukung yang penuh semangat,” ujar Chicharito setelah kedatangannya di Atletico Dallas dikonfirmasi.
Ia menambahkan, “Peluang seperti ini, bagaimanapun, berbeda. Saya percaya Dallas pantas mendapatkan klub yang mencerminkan semangatnya terhadap sepak bola, keragamannya, dan masa depannya. Saya ingin membantu menciptakan budaya kemenangan, menginspirasi pemain muda di seluruh Texas Utara, dan memberikan para pendukung kami tim yang bisa mereka percayai sejak awal.”
“Saya tidak datang ke sini hanya untuk mengakhiri karier saya. Saya datang ke sini untuk membantu membangun masa depan sepak bola di Dallas,” tegasnya.
Langkah bersejarah Chicharito ini terjadi setelah ia meninggalkan Guadalajara pada akhir 2025, dengan total 121 penampilan setelah periode kedua bersama klub tersebut. Sebelum itu, ia pernah bermain di MLS bersama LA Galaxy, sehingga ia memiliki pengalaman dalam piramida sepak bola di Amerika Serikat. Hernandez bergabung dengan LA Galaxy pada tahun 2020 dari Sevilla, klub yang ia bela setelah meninggalkan West Ham United dan Liga Primer Inggris.
Ia menghabiskan dua tahun bersama The Hammers, mencetak 17 gol dalam 63 pertandingan di semua kompetisi, setelah didatangkan dari Bayer Leverkusen. Namun, Chicharito memainkan jumlah pertandingan terbanyak dalam kariernya untuk Manchester United, dengan 157 penampilan dan mencetak 59 gol selama lima tahun.
Selain karier klubnya, Chicharito juga masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Meksiko, meskipun telah pensiun dari tim nasional tujuh tahun lalu. Ia mencetak 52 gol dalam 109 caps untuk negaranya dari tahun 2009 hingga 2019. Kini, Hernandez mengambil langkah unik di akhir masa bermainnya dengan menandatangani kontrak dengan Atletico Dallas dalam sebuah transfer bersejarah. Kepindahan terbarunya ini terjadi setelah ia bekerja sebagai pandit selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat pada musim panas ini.
Ikuti Geograf.id
