Geograf.id — Xiaomi baru saja merilis laporan bug mingguan yang menginformasikan perbaikan sejumlah isu perangkat lunak pada berbagai model ponsel flagship dan kelas menengahnya. Pembaruan ini saat ini diluncurkan di China dan diharapkan segera menyusul untuk pengguna global.
Laporan tersebut merinci masalah yang telah teratasi pada perangkat yang menjalankan berbagai build HyperOS, terutama seri 3.0.3xx. Beberapa perbaikan utama yang diumumkan meliputi:
Perbaikan Bug Spesifik per Perangkat
- Xiaomi 17 Ultra (3.0.330.9): Masalah lag saat membuka panel notifikasi dalam skenario tertentu telah diatasi.
- Xiaomi 17 Pro (3.0.315.0): Perbaikan untuk foto dinamis di layar belakang yang tampil sebagai statis.
- Xiaomi 17 Max (3.0.304.0): Isu crash pada aplikasi dompet pembayaran telah ditangani.
- Xiaomi 15 Ultra (3.0.309.0): Tombol atas kamera yang menghilang dalam beberapa kasus kini telah diperbaiki.
- Xiaomi 15 (3.0.303.0): Kegagalan pembaruan sistem dalam beberapa skenario telah dikoreksi.
- Xiaomi 14 Pro (3.0.307.0): Notifikasi pembaruan Xiaomi Super Island di toko aplikasi yang gagal hilang kini telah dibersihkan.
- Xiaomi Pad 8 Pro (3.0.305.0): Perbaikan untuk crash acak pada aplikasi pembaca Duokan.
Isu yang Masih dalam Investigasi
Selain perbaikan, Xiaomi juga membagikan daftar bug yang masih dalam peninjauan dan aktif dikerjakan untuk resolusi. Isu-isu tersebut antara lain:
- Xiaomi 17 Ultra (3.0.308.0): Beberapa foto yang diambil tidak menampilkan efek Leica Instant di galeri.
- Xiaomi 15 Pro (3.0.304.0): Abnormalitas fokus otomatis kamera dalam kasus tertentu.
- REDMI K90 Pro Max (3.0.306.4): Tampilan persentase baterai yang keliru dalam beberapa kondisi.
Perusahaan menegaskan bahwa versi-versi tersebut adalah contoh tipikal dan perbaikan akan diterapkan pada model lain yang terpengaruh. Umpan balik pengguna juga terus dipantau untuk meningkatkan stabilitas dan fungsionalitas sistem.
Laporan ini berasal dari komunitas resmi Xiaomi di China, tertanggal 24 Juli 2026. Meskipun perbaikan bug saat ini berlaku untuk build China terlebih dahulu, Xiaomi mengindikasikan bahwa koreksi ini akan dimasukkan dalam pembaruan global di masa mendatang.
Ikuti Geograf.id
