Geograf.id — Lenovo mulai memperkenalkan perangkat terbarunya, Legion C700, sebuah konsol game genggam yang dirancang utamanya untuk pengalaman streaming game, bukan mengandalkan kekuatan perangkat keras internal. Peluncuran resminya dijadwalkan bulan depan.
Dalam pengumuman terbarunya, Lenovo menyoroti pengalaman streaming dengan latensi ultra-rendah hanya 10 milidetik (ms). Angka ini dicapai berdasarkan pengujian laboratorium menggunakan laptop Legion Y9000P dengan kartu grafis RTX 4060 yang berjalan pada resolusi 1080p dengan frame rate 120 Hz. Lenovo menggabungkan dukungan perangkat lunak PC dengan protokol streaming miliknya sendiri untuk menciptakan pengalaman yang terasa mendekati bermain secara native, meskipun pemrosesan berat dilakukan di tempat lain.
Legion C700 dirancang untuk terhubung secara mulus dengan dock Legion Stream, memungkinkan pengaturan hanya dengan satu klik. Perangkat ini juga mampu melakukan streaming game yang tersimpan di PC yang terhubung, bahkan saat pengguna sedang tidak terhubung ke internet. Kemitraan dengan layanan cloud gaming START milik Tencent diharapkan memberikan akses ke berbagai pilihan judul game streaming, terutama di pasar yang sudah populer dengan layanan tersebut.
Meskipun spesifikasi lengkap belum dirilis, teaser dan laporan sebelumnya mengindikasikan desain yang ringan (sekitar 556 gram) dan layar IPS 7,82 inci dengan refresh rate 120 Hz. Perangkat ini juga diperkirakan akan dilengkapi dengan kontrol modern seperti joystick TMR dan trigger Hall-effect.
Berbeda dengan seri Legion Go yang lebih kuat dan fokus pada menjalankan game Windows secara lokal, C700 mengambil pendekatan yang berbeda. Perangkat ini mengandalkan infrastruktur cloud dan streaming yang dioptimalkan, sehingga tidak memerlukan komponen internal kelas atas. Hal ini berpotensi menghasilkan biaya yang lebih rendah, daya tahan baterai yang lebih baik, serta perangkat yang lebih dingin dan ringan, sambil tetap menyajikan visual yang tajam ketika terhubung ke PC host atau layanan cloud yang mumpuni.
Lenovo telah mengonfirmasi peluncuran pada bulan Agustus, dengan detail spesifikasi lengkap, harga, dan ketersediaan yang akan diumumkan saat itu. Dengan klaim latensi 10 ms, perangkat lunak streaming khusus, dukungan dock, dan integrasi Tencent START, Legion C700 berpotensi menjadi salah satu konsol game cloud yang paling fokus di pasaran.
Pertanyaan utama yang akan terjawab adalah bagaimana performa latensi dalam penggunaan sehari-hari, berapa lama daya tahan baterai, kualitas tampilan layar, serta seberapa baik kemampuannya menangani streaming baik dari cloud maupun lokal. Bagi mereka yang menginginkan akses portabel ke game PC tanpa beban dan panas dari konsol genggam tradisional, Lenovo Legion C700 bisa menjadi pilihan baru yang menarik.
Ikuti Geograf.id
